03 Mei 2009

Akhirnya ber-NA juga!

setelah hampir 6 tahun tidak terlibat dalam komunitas sosial apapun, akhirnya "I'm come back". dan Nasyiatul Aisyiyah (NA) mantap menjadi pilihan. kebetulan momentnya datang tepat pd waktunya. musywil XI. saya didaulat menjadi sekretaris OC. entah apa pertimbangan mereka. padahal setelah hampir 6 tahun tak terlibat dalam pengorganisasian apapun, secara pribadi, saya justru msh membutuhkan waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri. penyesuaian yang bukan hanya menyangkut 'rasa' yang harus ditata. lebih parah dari itu, tidakkah mereka berpikir, apa yg bisa dilakukan seseorang yang hampir 6 th murni berprofesi sbg pekerja rumah tangga?

sambil meraba2, saya memulai aktifitas sosial saya di NA. pengalaman ber- IRM dan IMM yang pernah saya jalani selama bertahun2 memberi saya banyak inspirasi, khususnya soal teknis berorganisasi. artinya, untuk soal2 teknis, saya tak mengalami banyak kendala. yg menjadi persoalan justru kesulitan saya untuk berinteraksi dengan teman2 yang seluruhnya perempuan!

dulu, saya sangat apriori dengan NA. tak jelas apa alasannya. saya hanya merasa komunitas NA itu aneh. perempuan yang ngurusi soal perempuan. kayak jeruk makan jeruk. padahal masalah2 keperempuanan menjadi tanggungjawab laki2 juga kan? wong yang menjadikan perempuan hidup 'berlumur' masalah juga laki2 kok! lalu kenapa seolah2 yang harus bertanggungjawab justru perempuan sendiri? kan aneh!

tapi, mewacanakan hal itu ke teman2 NA sama saja dengan mengendus bau ikan asin di padang pasir. satu hal yang mustahil. biarlah saya hanyut terbawa angin. mengikuti kemana arah angin berhembus. sesekali mengeluarkan kekuatan untuk melawan bolehlah. tapi mungkin tidak sekarang. akan ada waktunya!

yang harus saya lakukan sekarang tentu saja pasrah dan meniatkan seluruh aktifitas ber-NA saya untuk ibadah. saya tidak mau waktu, tenaga, pikiran saya terbuang sia2 hanya karena saya salah memulai niat.