11 Desember 2010

Waktu Itu Akhirnya Tiba...

bertahun2 setelah menikah 2003...

hidup berpindah2 dari 'rumah orang' yang satu ke 'rumah orang' yang lain, membuat saya belum merasa menjadi bagian dari komunitas masyarakat secara utuh. bertetangga dan bermasyarakat secara sederhana dan apa adanya. satu sisi ada kegamangan karena sebagai makhluk sosial tentu saja saya ingin bersosialisasi dan bermasyarakat secara menetap. tapi disisi lain, ada enaknya juga sih...bertetangga, tak ada kewajiban lebih kecuali sekedar menjaga sikap dan hubungan baik dengan tetangga. dan yang paling penting, tak ada kewajiban menghadiri undangan pesta kecuali benar2 teman atau tetangga dekat. toh, kapan waktunya nanti saya akan keluar juga dari komunitas itu.

sebelum menikah pernah saya pikirkan betapa beratnya hidup bertetangga dan menjadi bagian dari komunitas masyarakat. bermacam2 sifat, karakter, latar belakang budaya, bahkan status sosial. semua membutuhkan pemahaman sesuai dengan kebutuhan dan kemauan personal masing2. dan kewajiban menghadiri undangan pesta.....

sekarang, semua itu sudah menjadi kenyataan...

4 desember 2010 menjadi babak baru perjalanan hidup saya dan keluarga. menjadi bagian dari lingkungan dan komunitas masyarakat secara permanen.

ternyata tak seberat yang dulu saya pikirkan. meskipun memang tanggungjawabnya jauh lebih besar. harus benar2 menerapkan prinsip2 hidup bertetangga dan bermasyarakat. apalagi menyandang status sebagai keluarga muda, pendatang pula.

menghadiri undangan pesta????

tentu saja menjadi keharusan. soalnya tidak enak kalau tidak datang dan dilain waktu bertemu.
dan karena sudah menetap, ternyata orang2 juga sudah berani menyampaikan undangan. seperti minggu ini, ada 3 undangan yang harus dihadiri.

weleh weleh....