hari ini entah hari keberapa saya tidak makan nasi. cuma makan sayur, ayam, buah, tempe, tahu, kentang rebus, atau roti gandum. dan konsumsi vegeta 3 x sehari. niatnya bukan diet. bener2 bukan diet meskipun berat badan saya sudah over banget. semua gara2 susah BAB, lalu sayapaksa, lalu muncul benjolan kira2 sebesar kedelai di anus. dan saya panik ketika cari info di internet ternyata benjolan itu di sebut2 gejala hemoroid (sstt..wasir alias ambeien). waaah.. gimana tak panik, suami sudah ambeien masak saya ikut2an. makanya saya langsung melakukan tindakan pencegahan. jangan sampai benjolan itu membesar dan benar2 menjadi hemoroid beneran.
pertama, saya rubah pola makan. memperbanyak serat biar BAB lancar. selain itu kalau masuk kamar mandi buat buang hajat saya tidak cari2 koran dulu seperti biasanya, tapi langsung aja masuk kamar mandi. karena menurut yang saya baca di internet, salah satu penyebab hemoroid adalah baca koran sambil BAB. bukan baca korannya, tapi akibat keasyikan baca koran jadi lama duduk/jongkoknya itu lho? trus minum putihnya yang buuuuanyak. 2 liter katanya. dan alhamdulillah, benar2 lancar. baru hitungan hari benjolan mengecil dan sekarang sudah nyaris hilang.
woow woow...kok jadi ngomongin hemoroid? masalahnya sederhana. dulu tak pernah terpikir oleh saya bakal dihinggapi penyakit hemoroid. yakin 100%. PeDe abis deh. baru sekarang saya sadar bahwa hemoroid bisa datang kapan saja dan pada siapa saja. tak perlu malu mengaku. tak perlu malu bertanya. tak perlu malu berbagi cerita. karena meski tumbuh di tempat yang memang bikin malu, tapi jika sudah benar2 terjangkit bukan lagi malu yang jadi soal, melainkan rasa tak nyaman dan tak mengenakkan.